Memperkenalkan LiveNX & LiveWire 25.2: Meningkatkan Observabilitas Jaringan dengan Kecerdasan dan Kontrol

Seiring dengan berkembangnya jaringan modern yang mencakup hybrid, multi-cloud, dan on-premise, tim jaringan kini membutuhkan lebih dari sekadar visibilitas. Mereka membutuhkan kecerdasan (intelligence) yang bisa mempercepat penyelesaian masalah, menjaga performa, serta mengurangi risiko.

Dengan hadirnya LiveNX dan LiveWire versi 25.2, LiveAction menghadirkan kemampuan baru yang semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam observabilitas jaringan dan pemantauan performa. Rilis terbaru ini membawa fitur-fitur seperti pemantauan perangkat cerdas, visibilitas cloud yang lebih luas, packet capture tingkat forensik, serta integrasi yang lebih baik di seluruh portofolio observabilitas kami. Tujuannya jelas: membantu tim bergerak lebih cepat, menyelesaikan masalah dengan lebih pintar, dan melakukan scaling tanpa hambatan.


1. Network Resource Monitoring

Di versi 25.2, LiveNX memperkenalkan fitur Network Resource Monitoring yang memberikan visibilitas mendalam terhadap perangkat di seluruh lingkungan jaringan hybrid Anda—baik itu jaringan nirkabel, load balancer, switch data center, maupun lokasi jarak jauh.

  • Mendukung berbagai vendor (vendor-agnostic), memberikan insight kesehatan dan perilaku perangkat jaringan.
  • Proses deployment cepat dengan dukungan YAML overrides untuk perangkat baru.

Kenapa ini penting: Membantu mempercepat MTTR (Mean Time to Repair), mengurangi alarm palsu, serta menyelesaikan masalah secara proaktif—semuanya dapat diakses dalam satu dashboard terpadu.


2. Cloud Visibility

LiveNX 25.2 juga memperluas observabilitas hybrid-cloud, khususnya pada Azure, dengan:

  • Monitoring Azure VNET, VHUB, dan VWAN.
  • Dukungan penuh untuk Azure VNET.
  • Kapasitas ingestion flow yang lebih besar.

Kenapa ini penting: Memberikan visibilitas lalu lintas yang lebih detail di Azure, memastikan kebijakan jaringan selalu konsisten, serta mempercepat identifikasi akar masalah.


3. Remote Packet Capture Engine (RCE)

Kini RCE sudah tersedia secara umum (GA). Fitur ini memungkinkan packet capture dari ribuan desktop Windows, sepenuhnya dikelola dan diintegrasikan dengan LiveWire.

Kenapa ini penting: Anda bisa menjalankan packet capture secara remote, terarah, atau bahkan always-on dalam skala besar. Ini meningkatkan visibilitas pada lokasi jarak jauh, mendukung pengguna work from home, sekaligus memperkuat investigasi keamanan.


4. LiveNX Cold Standby High-Availability

Untuk meminimalkan downtime jika terjadi kegagalan hardware atau software, kini LiveNX mendukung failover ke sistem sekunder (standby) yang selalu siap. Sistem ini menyala, namun tidak aktif memproses data sampai server utama gagal. Ini adalah langkah awal menuju sistem redundansi penuh dalam rilis mendatang.

Kenapa ini penting: Memberikan redundansi yang hemat biaya sekaligus memastikan observabilitas jaringan tidak pernah terputus.


Menuju Observabilitas Jaringan yang Lebih Cerdas

Rilis LiveNX & LiveWire 25.2 ini mencerminkan visi kami untuk menghadirkan observabilitas tanpa batas di infrastruktur, cloud, dan keamanan. Dengan kecerdasan jaringan yang terpadu, tim bisa beralih dari sekadar troubleshooting menuju pengelolaan berbasis intelligence yang lebih proaktif dan efisien.


Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan liveaction indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi liveaction.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!