Kecerdasan Jaringan Berbasis AI, Visibilitas Perangkat Menyeluruh, dan Analitik Keamanan
Seiring perkembangan jaringan modern yang kini tersebar di hybrid, multi-cloud, dan edge, tingkat kerumitannya ikut meningkat. Alat monitoring lama tidak lagi mampu mengikuti perubahan ini. Akibatnya, proses troubleshooting menjadi lambat, biaya downtime meningkat, dan banyak “titik buta” antara performa jaringan dan keamanan.
LiveAction 25.3 hadir untuk mengatasi tantangan ini. Versi terbaru ini menggabungkan kecerdasan jaringan berbasis AI, visibilitas perangkat yang menyeluruh, serta analitik keamanan yang terintegrasi. Dengan begitu, tim IT bisa berubah dari yang awalnya reaktif menjadi lebih proaktif dan prediktif.
Mengenal LiveAssist – AI Copilot untuk NetOps
Ketika jaringan menjadi semakin tersebar, tim IT dibanjiri oleh telemetry, alert, dan log yang sering menyulitkan mereka memahami akar masalah. LiveAssist, asisten AI terbaru dalam LiveNX, memberikan perubahan besar dalam cara kerja NetOps.
LiveAssist menggunakan AI berbasis agen (agentic AI) yang didesain untuk “berpikir” seperti seorang engineer jaringan berpengalaman. Ia tidak sekadar merangkum data, tetapi mampu memahami telemetry dari berbagai vendor—mulai dari flow, SNMP, API, hingga packet capture—lalu menghubungkannya untuk menemukan penyebab masalah dan memberikan rekomendasi.
Kemampuan Utama LiveAssist
1. Analisis Akar Masalah Berbasis AI
LiveAssist menghubungkan data telemetry dari berbagai sumber untuk mengidentifikasi penyebab utama suatu insiden, sekaligus memberikan langkah perbaikan. Ini dapat memangkas waktu penyelesaian insiden (MTTR) secara drastis.
2. Interaksi Bahasa Alami
Engineer dapat bertanya dengan bahasa sehari-hari seperti,
“Kenapa video conferencing saya lambat di wilayah APAC?”
dan LiveAssist akan menjawab dengan penjelasan detail berdasarkan data flow, perangkat, dan packet yang sudah dikorelasikan.
3. Dashboard Harian Pintar
Setiap pagi, tim IT dapat melihat snapshot masalah paling penting: risiko tertinggi, tren baru, dan anomali. Dengan begitu, tim dapat mencegah gangguan sebelum terjadi.
4. Human-in-the-Loop Feedback
LiveAssist terus belajar dari feedback pengguna (thumbs up/down) agar semakin akurat dan sesuai kebutuhan lingkungan jaringan Anda.
5. Setup yang Mudah dan Hasil Cepat
Aktivasi LiveAssist tidak memerlukan konfigurasi rumit atau perangkat tambahan. Dengan wizard sederhana, Anda bisa mengaktifkannya dalam hitungan jam, bukan minggu.
6. Arsitektur MCP
LiveNX 25.3 hadir dengan teknologi Model Context Protocol (MCP). Dalam model ini, data pelanggan tidak lagi disimpan di cloud. Hanya data tertentu yang benar-benar dibutuhkan yang dikirim dengan aman ke LLM (AI). Ini meningkatkan kontrol data tanpa mengorbankan manfaat AI troubleshooting.
LiveAssist sudah tertanam langsung dalam LiveNX dan mengubah telemetry mentah menjadi jawaban kontekstual secara real-time. Baik Anda mengelola SD-WAN, cloud, atau jaringan kampus/enterprise, LiveAssist memberikan kejelasan instan.
“LiveAssist memangkas waktu troubleshooting kami hingga setengahnya dan membantu mencegah masalah sebelum berdampak ke pengguna.”
— IT Network Operations Manager, Global Enterprise
Visibilitas Kesehatan Jaringan dengan Network Resource Monitoring
Di jaringan kompleks, penyebab masalah sering tersembunyi: apakah aplikasinya bermasalah? Alur trafiknya? Atau perangkatnya sendiri?
Dengan Network Resource Monitoring (NRM), LiveNX 25.3 membawa visibilitas tingkat perangkat ke dalam satu platform terpadu.
NRM memberikan visibilitas real-time pada:
-
switch
-
router
-
wireless controller
-
perangkat multi-vendor lainnya
NRM menyatukan data perangkat (CPU, memori, performa interface, ARP table, WLAN controller) dengan analitik flow dan aplikasi di LiveNX. Hasilnya adalah gambaran kesehatan jaringan yang lengkap.
Dengan NRM, tim dapat:
-
Menghilangkan blind spot melalui discovery dan inventarisasi otomatis
-
Mengidentifikasi bottleneck dan mencegah outage
-
Melakukan perencanaan kapasitas dengan analisis tren dan proyeksi
Kombinasi LiveNX + NRM memberi tim kemampuan melihat semuanya, memahami lebih cepat, dan bertindak dengan percaya diri.
Analitik Keamanan Menyeluruh dengan Security Insights
Performa dan keamanan adalah dua sisi dari satu jaringan. Karena itu, LiveAction 25.3 menambahkan fitur Security Insights, yaitu analitik keamanan real-time untuk seluruh jaringan—dari core hingga cloud dan edge.
Security Insights menghubungkan data flow dan packet dari LiveNX dan LiveWire untuk mendeteksi anomali, perilaku mencurigakan, dan menyediakan analisis forensik mendalam. Fitur ini terintegrasi langsung dengan platform SIEM, SOAR, dan XDR menggunakan standar seperti IPFIX dan OpenTelemetry.
Dengan Security Insights, Anda dapat:
-
Mendeteksi ancaman dan pelanggaran kebijakan secara real-time
-
Mereconstruct insiden menggunakan data packet dan flow yang disimpan berminggu-minggu
-
Melakukan threat hunting secara proaktif
-
Memperkuat kepatuhan dan kesiapan respons tanpa alat tambahan
Security Insights menjembatani dunia performa jaringan dan deteksi ancaman.
Dari Reaktif ke Prediktif — Apa yang Dibawa LiveAction 25.3
LiveAction 25.3 membawa organisasi menuju operasi jaringan yang lebih prediktif dan didukung AI. Dengan rilis ini, tim IT dapat:
-
Mengurangi downtime dan mempercepat penyelesaian insiden
-
Menggabungkan data perangkat, flow, dan packet dalam satu platform
-
Memperkuat keamanan tanpa menambah kompleksitas
-
Memberikan insight yang mudah dipahami untuk semua engineer
Ini adalah evolusi observability—di mana performa, ketersediaan, dan keamanan berkumpul dalam satu platform cerdas.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan liveaction indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi liveaction.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
