Saat ini, network observability (pemantauan dan pemahaman jaringan secara menyeluruh) menjadi semakin penting, terutama dengan hadirnya teknologi agentic AI. Berdasarkan riset terbaru dari Omdia dan BlueCat, penggunaan AI membuat pengelolaan jaringan menjadi lebih canggih dan efektif.
Seiring perkembangan jaringan dan meningkatnya penggunaan AI, perusahaan membutuhkan cara yang lebih baik untuk:
-
Menjaga performa jaringan tetap optimal
-
Mendeteksi dan menyelesaikan masalah dengan cepat
Perbedaan Monitoring dan Observability
Selama ini, tim jaringan (NetOps) biasanya menggunakan tools monitoring.
Cara kerja monitoring:
-
Mengumpulkan data (log, trafik, dll)
-
Memberikan alert jika ada masalah
Namun, kekurangannya:
-
Hanya memberi tahu bahwa ada masalah
-
Tidak membantu mencari penyebabnya
Akibatnya:
-
Tim harus mencari solusi secara manual
-
Proses troubleshooting menjadi lambat
Apa Itu Network Observability?
Network observability adalah versi yang lebih canggih dari monitoring.
Observability:
-
Menggabungkan data performa, konfigurasi, dan konteks jaringan
-
Mendeteksi masalah lebih awal
-
Menemukan akar penyebab (root cause)
Bahkan, dalam banyak kasus:
-
Masalah bisa diselesaikan sebelum pengguna menyadarinya
Observability membantu menjawab pertanyaan penting:
-
Apa yang sedang terjadi?
-
Kenapa itu terjadi?
-
Apa yang harus dilakukan selanjutnya?
Peran AI dalam Network Observability
Menurut Omdia, penggunaan AI dalam observability semakin penting.
Hasil survei menunjukkan:
-
90% responden setuju observability makin penting karena AI
-
88% setuju AI sangat dibutuhkan dalam observability
AI membantu dengan:
-
Menganalisis data dalam jumlah besar
-
Menghubungkan berbagai informasi secara otomatis
-
Memberikan insight yang lebih cepat dan akurat
Cakupan Observability yang Luas
Network observability mencakup berbagai area, seperti:
-
Cloud networking
-
Akses cloud
-
Data center
-
WAN (Wide Area Network)
Sumber data yang digunakan juga beragam:
-
Log sistem
-
Data pengguna
-
Trafik cloud
-
Alamat IP
Semakin banyak data yang dianalisis, semakin akurat hasilnya.
Tantangan dalam Network Observability
Meskipun canggih, observability juga memiliki tantangan:
-
Banyak tools yang digunakan (lebih dari 3 tools di banyak perusahaan)
-
Integrasi antar tools yang sulit
-
Kompleksitas sistem yang tinggi
Ini membuat implementasi observability tidak selalu mudah.
Peran AI yang Semakin Besar
Jaringan modern sangat kompleks, sehingga:
-
Analisis manual sudah tidak efektif lagi
Tidak ada engineer yang bisa:
-
Menganalisis semua data secara real-time
-
Menghubungkan semua informasi dengan cepat
Karena itu, AI menjadi solusi utama.
Saat ini:
-
Banyak tools observability sudah menggunakan AI
-
Teknologi seperti generative AI, machine learning, dan agentic AI mulai umum digunakan
Bahkan:
-
Hampir semua perusahaan diperkirakan akan menggunakan AI dalam 2 tahun ke depan
Manfaat AI dalam Network Observability
Menurut Omdia, AI memberikan banyak manfaat:
-
Optimasi performa jaringan
-
Deteksi ancaman keamanan
-
Troubleshooting otomatis
-
Maintenance prediktif
-
Notifikasi alert yang lebih pintar
-
Deteksi anomali
Hasilnya:
-
Masalah bisa dicegah lebih awal
-
Performa jaringan meningkat
-
Operasional lebih efisien
Apa Itu Agentic AI?
Agentic AI adalah jenis AI yang bisa:
-
Bertindak secara mandiri
-
Mengambil keputusan
-
Menyelesaikan tugas secara otomatis
Berbeda dengan AI biasa, agentic AI bisa:
-
Menganalisis masalah
-
Menentukan solusi
-
Melakukan tindakan tanpa menunggu perintah
Peran Agentic AI dalam Observability
Agentic AI mulai banyak digunakan dalam network observability.
Contohnya:
-
Monitoring otomatis
-
Analisis jaringan secara mandiri
-
Workflow otomatis
Data menunjukkan:
-
86% responden percaya agentic AI membantu mengatasi kekurangan skill
Penggunaan saat ini:
-
Lebih dari 50% sudah menggunakan monitoring otomatis
-
Banyak yang sedang dalam proses implementasi
Fungsi lainnya:
-
Memastikan kepatuhan kebijakan
-
Menemukan perangkat jaringan secara otomatis
-
Memberikan rekomendasi tindakan
Solusi dari BlueCat
BlueCat menyediakan solusi observability berbasis AI yang mampu:
-
Mengumpulkan data jaringan secara menyeluruh
-
Menampilkan data dalam bentuk visual
-
Memberikan insight yang mudah dipahami
Data yang dianalisis meliputi:
-
Flow data
-
API dan SNMP
-
Data cloud
-
Packet data
-
Konfigurasi jaringan (DNS, DHCP, IP Address)
Fitur LiveAssist
Salah satu fitur unggulan adalah LiveAssist, yaitu AI yang membantu tim NetOps secara langsung.
Kemampuannya:
-
Memberikan insight jaringan secara real-time
-
Membantu menemukan penyebab masalah
-
Memberikan rekomendasi solusi
Dengan kemampuan agentic AI, LiveAssist:
-
Bisa berpikir seperti engineer jaringan
-
Menghubungkan data dari berbagai sumber
-
Memberikan langkah selanjutnya melalui bahasa sederhana
Kesimpulan
Network observability adalah solusi modern untuk mengelola jaringan yang kompleks.
Dengan bantuan AI dan agentic AI:
-
Masalah bisa dideteksi lebih cepat
-
Penyebab masalah bisa langsung diketahui
-
Tindakan bisa dilakukan secara otomatis
Manfaat utamanya:
-
Mengurangi downtime
-
Meningkatkan performa jaringan
-
Menghemat waktu dan tenaga tim IT
Ke depan, penggunaan AI dalam observability akan menjadi standar baru dalam pengelolaan jaringan.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan liveaction indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi liveaction.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
